mulato

Posted by putri angkasa


Rumput Brachiaria Hybrid cv “Mulato”
Rumput penggembalaan dan rumput potongan untuk pakan

Merupakan persilangan antara Brachiaria ruziziensis clone 44-06 dengan Brachiaria brizantha cv Marandu dan telah di kembangkan secara komersial sejak tahun 2000 oleh Thai Department of Livestock Development dengan nama Mulato 1 (CIAT 36061). Totalproduksi
Bahan kering hijauan dari3 kali panen adalah 12,04t/ha. Rumput Mulato ini sangat disukai ternak sapi, salah satu penyebabnya adalah batang dan daunnya yang lembut dan agak berbulu. Selain itu petani juga suka karena untuk potong-angkut tidak membuat tangan dan badan gatal-gatal. Hal yangperlu diperhatikan untuk tumbuh dan berkembangnya lebih baik rumput Mulato ini adalah masalah drainase. Pada lahan yangdrainasenya buruk, rumput Mulato tidak dapat tumbuh dengan baik karena drainase yang buruk mengakibatkan buruknya pula kondisi aerasi tanah. Hallain adalah pada daerahyangbercurah hujan tinggi sangat dimungkinkan rumput Mulato terserang oleh Rhizoctonia yaitu cendawan yang menyerang akar
Deskripsi tanaman :
Nama botani: Brachiaria ‘hybrid’
Nama komersil/kultivar: Mulato
Fungsi tanaman: Rumput penggembalaan dan rumput potongan untuk pakan
Ciri tanaman:
* Merupakan persilangan antara Brachiaria ruziziensis clone 44-06 dengan Brachiaria brizantha cv Marandu dan telah di kembangkan secara komersial sejak tahun 2000 oleh Thai Department of Livestock Development dengan nama Mulato 1 (CIAT 36061).
* Tumbuh menjalar dengan stolon
* Membentuk hamparan lebat setinggi 40-60 cm
* Daun berbulu agak halus
* Bunga tersusun dalam malai yang menyerupai bendera.
* Benihnya agak besar dibanding jenis brachiaria lainnya
* Tumbuh baik di dataran rendah sampai 2000 m dpl
* Curah hujan tahunan 1000-1500 mm
* Kesuburan tanah sedang sampai tinggi
* Tumbuh baik pada struktur tanah ringan sampai sedang
* Tidak tahan pada drainase jelek
Persyaratan tumbuh:
* Tumbuh baik di dataran rendah sampai 2000 m dpl
* -Curah hujan tahunan 1000-1500 mm
* Kesuburan tanah sedang sampai tinggi
* Tumbuh baik pada struktur tanah ringan sampai sedang
* Tidak tahan pada drainase jelek
* Sangat tanggap terhadap pemupukan nitrogen terutama pada tanaman muda dan setelah pemotongan (panen).
Pengelolaan tanaman:
* Tanah diolah sempurna dan dibersihkan dari sisa tanaman
* Pemberian pupuk kandang di awal pertanaman
* Benih langsung disebar atau ditabur dalam larikan dengan jarak antar larikan 40 cm kemudian ditutup tanah tipis atau digaru.
* Penyiangaan dilakukan pada tanaman muda
* Pemotongan pertama setelah tanaman berumur 3 bulan atau saat tanaman tumbuh cukup lebat dan perakarannya sudah berkembang
* Pemotongan berikutnya setiap 2 bulan di musim hujan dan 3 bulan di musim kemarau.
* Biomasa hijauan pakan yang berlebihan di musim hujan dapat diawetkan untuk disimpan sebagai cadangan di musim kemarau
Perbanyakan tanaman:
* Jumlah benih 2-3 g/10 m larikan atau 4-6 kg/ha
* Masa dormansi benih 4-6 bulan
* Bahan tanaman juga dapat berupa pols (sobekan rumpun) atau berupa stolon (batang rambat) yang ditanam berjarak 30cm x 30cm sebanyak 2-3 per lubang tanam

Manfaat pada ternak:
* Sangat disukai oleh ternak sapi
* Cocok sebagai sumber hijauan potongan
Rumput Brachiaria mulato merupkan jenis rumput unggul yang baru diintroduksi ke Indonesia. Sebagai rumput baru perlu dilakukan pengujian tentang pertumbuhan, produksi dan kualitasnya untuk penyebaran yang lebih luas. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendapatkan informasi tentang teknik budidaya dan nilai nutrisi rumput tropik unggul Brachiaria mulato.
Hasil penelitian terhadap induk sapi yang digembalakan pada rumput Mulato:
Menghasilkan tambahan air susu 1-2 lt per hari dibanding jika digembalakan pada jenis rumput lainnya. Penelitian sapi muda yang digembalakan pada rumput Mulato menunjukkan pertambahan bobot badan 900 g/ekor/hari lebih tinggi dibanding jika digembalakan pada rumput Brachiaria decumbens cv Basilisk menunjukkan pertambahan bobot badan 600 g/ekor/hari. Semua penelitian menunjukkan bahwa Mulato cocok pada tanah yang cukup subur.
Berikut adalah ringakasan rumput mulato
1. Kualitas hijauan sangat baik dibanding Brachiaria brizantha cv Marandu atau Brachiaria decumbens cv Basilisk
2. Dapat tumbuh baik di musim kemarau
3. Tumbuhnya tegak 40-50 cm
4. Mudah dikembangbiakkan melalui anakan (pols)
5. Menghasilkan benih relatif lebih sedikit (<200 kg/ha)
6. Tidak akan tumbuh dengan baik pada tanah yang berdrainase buruk
7. Membutuhkan kesuburan tanah ”sedang” sampai tinggi untuk tumbuh baik
8. Produksi bahan kering 20 t/ha/tahun
9. Protein kasar 10-15 %
10.Kecernaan bahan kering 65 %
Produksi:
* Produksi bahan kering 20 ton/ha/tahun
* Protein kasar 10-15%
* Kecernaan bahan kering 65%
* Palatabilitas cukup tinggi(disukai ternak)

alang alang

Posted by putri angkasa


Alang-alang atau ilalang ialah sejenis rumput berdaun tajam, yang kerap menjadi gulma di lahan pertanian. Rumput ini juga dikenal dengan nama-nama daerah seperti alalang, halalang (Min.), lalang (Mly., Md., Bl.), eurih (Sd.), rih (Bat.), jih (Gayo), re (Sas., Sumbawa), rii, kii, ki (Flores), rie (Tanimbar), reya (Sulsel), eri, weri, weli (Ambon dan Seram), kusu-kusu (Menado, Ternate dan Tidore), nguusu (Halmahera), wusu, wutsu (Sumba) dan lain-lain, berumur panjang (perenial), tumbuh berumpun, tinggi 30 - 180 cm.
Akar rimpang, menjalar, berbuku-buku, keras dan liat, berwarna putih. Batang berbentuk silindris, diameter 2 - 3 mm, beruas-ruas. Daun warna hijau, bentuk pita (ligulatus), panjang 12 - 80 cm, lebar 2 - 5 cm, helaian daun tipis tegar, ujung meruncing (acuminatus), tepi rata, pertulangan sejajar (parallel), permukaan atas halus, permukaan bawah kasap (scaber). Bunga majemuk, bentuk bulir (spica), bertangkai panjang, setiap bulir berekor puluhan helai rambut putih sepanjang 8 - 14 mm, mudah diterbangkan angin. Buah bentuk biji jorong, panjang +/- 1 mm, berwarna cokelat tua. Perbanyaan vegetatif (akar rimpang)
Jenis yang berkerabat
Marga Imperata memiliki anggota sekitar 8 atau 9 spesies. Selain Imperata cylindrica, beberapa jenis yang lain misalnya: * Imperata brasiliensis - Brazilian bladygrass, Brazilian satintail * Imperata brevifolia - California satintail * Imperata conferta - plumegrass, kunay grass * Imperata contracta - guayanilla
Pemerian botanis
Rumput menahun dengan tunas panjang dan bersisik, merayap di bawah tanah. Ujung (pucuk) tunas yang muncul di tanah runcing tajam, serupa ranjau duri. Batang pendek, menjulang naik ke atas tanah dan berbunga, sebagian kerapkali (merah) keunguan, kerapkali dengan karangan rambut di bawah buku. Tinggi 0,2 – 1,5 m, di tempat-tempat lain mungkin lebih.
Helaian daun berbentuk garis (pita panjang) lanset berujung runcing, dengan pangkal yang menyempit dan berbentuk talang, panjang 12-80 cm, bertepi sangat kasar dan bergerigi tajam, berambut panjang di pangkalnya, dengan tulang daun yang lebar dan pucat di tengahnya. Karangan bunga dalam malai, 6-28 cm panjangnya, dengan anak bulir berambut panjang (putih) lk. 1 cm, sebagai alat melayang bulir buah bila masak.

Ekologi dan penyebaran
Alang-alang dapat berbiak dengan cepat, dengan benih-benihnya yang tersebar cepat bersama angin, atau melalui rimpangnya yang lekas menembus tanah yang gembur. Berlawanan dengan anggapan umum, alang-alang tidak suka tumbuh di tanah yang miskin, gersang atau berbatu-batu. Rumput ini senang dengan tanah-tanah yang cukup subur, banyak disinari matahari sampai agak teduh, dengan kondisi lembap atau kering. Di tanah-tanah yang becek atau terendam, atau yang senantiasa ternaungi, alang-alang pun tak mau tumbuh. Gulma ini dengan segera menguasai lahan bekas hutan yang rusak dan terbuka, bekas ladang, sawah yang mengering, tepi jalan dan lain-lain. Di tempat-tempat semacam itu alang-alang dapat tumbuh dominan dan menutupi areal yang luas.
Kegunaan
Secara umum, alang-alang digunakan untuk melindungi lahan-lahan terbuka yang mudah tererosi. Kecepatan tumbuh, jalinan rimpang alang-alang di
bawah tanah, serta tutupan daunnya yang rapat, memberikan manfaat perlindungan yang dibutuhkan itu. Karna pertumbuhan yang seperti itu alang-alang juga digunakan sebagai salah satu makanan ternak yang ketersediaannya cukup banyak.
Jerami padi dan alang-alang merupakan limbah pertanian yang mengandung polisakarida dalam bentuk selulosa, hemiselulosa, pektin dan lignin (Howard dkk., 2003). Komponen polisakarida tersebut dapat diuraikan melalui proses degradasi atau fermentasi dengan menggunakan aktifitas mikroba potensial seperti kapang Trichoderma viride untuk menghasilkan gula dan selanjutnya khamir Saccharomycess cerevisiae untuk produksi etanol
Kandungan
Kualitas produksi ternak sangat erat hubungannya dengan kualitas pakan lokal yang tersedia. Sehingga pemanfaatan sumber pakan lokal secara optimal dapat menentukan tercapainya produktivitas secara maksimal pula. Makanan pokok ternak domba pada umumnya berasal dari hijauan dalam jumlah besar (90%) dari berbagai jenis rumput dan dedaunan salah satunta adalah alang-alang (Orskov, 1982). Komposisi Kimia (%) Alang-alang: Bahan kering 93.00, Bahan organik 90.00, Protein kasar 9.60, Serat kasar 38.28, Lemak kasar 1.88, Abu 11.90, BETN 38.54, Kalsium 0.38, Phosphor 0.43 menurut penelitian. Daerah Indonesia memang hampir semuanya terdapat tumbuhan lalang ini. Bagi pertanian tumbuhan lalang ini merupakan gulma bagi tanaman pertanian lainnya. Tanaman alang alang sangat cepat tumbuh dan berkembang disamping daya adaptasinya tinggi alang alang mampu bertahan dari cekaman iklim yang kurang baik. Komposisi kandungan nutrient alang alang adalah BK adalah 23%, abu 8.3% LK 2.2% SK 35.7%, PK 2.8%. BETN 41.7% TDN 13% PK 12.2% Ca 0.13% P 0.19%.
Hasil penelitian tentang tanaman ini menyebutkan bahwa ada kandungan manitol, glukosa, sakharosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrin,
fernenol, simiarenol, anemonin, asam kersik, damar, dan logam alkali. Dengan kandungan-kandungan itu, alang-alang bersifat antipiretik (menurunkan panas), diuretik (meluruhkan kemih), hemostatik (menghentikan pendarahan), dan menghilangkan haus. Kandungan lain yang dimiliki alang-alang di antaranya :
Dalam rimpang alang-alang terkandung imperanene yang ternyata mempunyai efek menghambat agregasi trombosit (sel pembeku darah) sesuai hasil penelitian para ahli dari universitas di Jepang. Efek menghambat agregasi trombosit ini sama dengan efek yang ditimbulkan oleh asetosal (asam asetil salisilat) yang digunakan untuk mencegah pembekuan darah pada penderita infark jantung. Cylindol A yang terkandung di dalam rimpang alang-alang mempunyai efek menghambat enzim 5-lipoksigenase. Dengan terhambatnya 5-lipoksigenase maka pembentukan prostaglandin yang menimbulkan rasa sakit atau nyeri pada otot dapat terhalangi. Bahan lain yang terkandung, yaitu Cylendrene mempunyai aktivitas menghambat kontraksi pembuluh darah pada otot polos, sehingga sirkulasi darah tetap lancar. Graminone B menghambat penyempitan pembuluh darah aorta (pembuluh darah terbesar). Menurut bagian R&D Sidomuncul, kedua bahan terakhir ini dapat menimbulkan efek penurunan tekanan darah. Dari hasil pengujian ternyata tumbuhan yang juga disebut ilalang ini mempunyai efek farmakologis atau dengan kata lain tumbuhan ini mempunyai sifat: anti piretik/menurunkan panas, hemostatik/menghentikan pendarahan, menghilangkan haus, diuretic/peluruh kemih dan masuk kedalam meridian paru-paru, lambung juga usus kecil.

biji kacang tanah

Posted by putri angkasa


Biji kacang tanah termasuk biji-bijian yang tinggi kandungan proteinnya. Agar kacang tanah dapat disimpan juga harus dibuat rendah kandungan airnya, sebab kacang tanah mudah sekali tercemar oleh jamur Aspergilus flavus yang menghasilkan toksin aflatoxin biblue dan gigreen. Aspergilus flavus dapat tumbuh apabila kacang tanah tersebut masih mengandung air diatas 9% pada suhu lingkungan 30 sampai 35°C. Untuk menghindari tumbuhnya jamur pada kacang tanah maka cara yang paling mudah adalah penanganan yang baik saat panen di samping pengeringan yang cepat dan disimpan di tempat yang kelembabannya rendah. Biji kacang tanah seperti halnya biji kedelai jarang/ tidak digunakan sebagai bahan pakan ternak, tetapi digunakan sebagai bahan pangan sumber protein nabati yang baik. Yang digunakan sebagai bahan pakan ternak adalah bungkilnya yang merupakan hasil samping dari pembuatan minyak kacang tanah.
Menurut SNI 01-4228-1996 Bungkil kacang tanah adalah produk hasil ikutan penggilingan biji kacang tanah setelah ekstraksi minyaknya secara mekanis (expeller) atau secara kimia (solvent). Definisi lain bungkil kacang tanah adalah ampas yang berasal dari biji kacang tanah (Arachis Hypogala L) yang telah diambil minyaknya dengan proses pemerasan mekanis dan atau proses ekstraksi.
Bungkil kacang tanah tidak terdapat di semua tempat pada setiap keadaan, hal ini yang membatasi ketersediaannya. Umumnya di daerah yang memiliki pabrik pengolahan kacang tanah akan menjamin ketersediaan bungkil ini. Bungkil kacang tanah dijual dalam bentuk bundar utuh dan keras. Selain ketersediannya, faktor penyimpanan juga penting mengingat di Indonesia ini adalah daerah yang lembab. Bungkil kacang tanah sering tercemar oleh Aspergillus flavus, jamur yang menghasilkan racun berbahaya bagi ayam. Apabila racun ini bekerja, proses pencernaan ayam tidak akan sempurna lagi dan berdampak negatif terhadap daya serap unsur nutrien ke dalam tubuh ayam. Penyimpanan sebaiknya dilakukan dalam wadah yang rapat, tidak lembab, ventilasi udara yang cukup dan kadar air yang sesuai.
Bungkil kacang tanah digolongkan dalam 2 (dua) tingkatan mutu. Persyaratan mutu standar bungkil kacang tanah meliputi kandungan nutrisi dan batas toleransi aflatoxin. Persyaratan mutu standar bungkil kacang tanah yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut :


Bungkil kacang tanah merupakan limbah pengolahan kacang tanah menjadi minyak, sehingga kualitas bungkil kacang tanah tergantung dari hasil proses pengolahan kacang tanah menjadi minyak tersebut. Di samping itu, proses pemanasan selama pengolahan berlangsung, juga menentukan kualitas bungkil ini. Kandungan protein bungkil kacang tanah ini tidak mengecewakan, tercatat antara 45% hingga 55%. Karena kandungan proteinnya ini, bungkil kacang tanah termasuk sumber protein asal nabati, bersama bungkil kelapa dan bungkil kacang kedelai. Tetapi, sebagaimana umumnya sumber protein asal nabati, bungkil kacang tanah ini tidak mempunyai kandungan asam-asam amino esensial yang cukup untuk unggas. Kandungan methionine dan lysine dalam bungkil kacang tanah ini memang rendah pula. Dalam berbagai penelitian untuk monogastrik (ternak berlambung tunggal, seperti unggas dan babi) telah terbukti bahwa penggunaan bungkil kacang tanah yang
berlebih tanpa tambahan atau kombinasi yang tepat akan menyebabkan konversi ransum yang buruk.



Tabel 2 menunjukkan bahwa kualitas asam amino bungkil kacang tanah ini sebenarnya beragam. Keragaman ini dipengaruhi oleh proses kacang tanah menjadi minyak, pemanasan, kualitas tanah, pengolahan tanah dan varietas kacang tanah itu sendiri. Pemanasan bisa merusak beberapa vitamin penting, tanah yang tidak subur dan pengolahan yang tidak benar akan mempengaruhi kualitas kacang tanah itu.







Selain methionine dan lysine, bungkil kacang tanah ini juga mempunyai kandungan serat kasar yang cukup tinggi. Tetapi kandungan protein yang tinggi dan kandungan energi metabolisme (ME) sebesar 2200 kalori per kg merupakan kelebihan lain bungkil kacang tanah, disamping kelemahannya.

Pemanfaatan bungkil kacang tanah untuk unggas
Kekurangan beberapa asam amino dalam bungkil kacang tanah dapat dikombinasikan dari bahan-bahan makanan lain. Bungkil kacang tanah untuk unggas harus dikombinasikan dengan tepung ikan dan bungkil kacang kedelai. Pemanfaatan bungkil kacang tanah untuk unggas mulai dari 0% atau boleh tidak digunakan hingga 25%. Penggunaan untuk unggas pedaging, selama harga absolutnya memungkinkan, dapat digunakan untuk membantu jagung kuning dan minyak nabati untuk memenuhi kebutuhan energi yang tinggi itu. Selain itu, beberapa jenis burung hias gemar makan bungkil kacang tanah ini.

gajah

Posted by putri angkasa


Rumput gajah merupakan keluarga rumput rumputan (graminae ) yang telah dikenal manfaatnya sebagai pakan ternak pemamah biak (Ruminansia) yang alamiah di Asia Tenggara. Rumput ini biasanya dipanen dengan cara membabat seluruh pohonnya lalu diberikan langsung (cut and carry) sebagai pakan hijauan untuk kerbau dan sapi, atau dapat juga dijadikan persediaan pakan melalui proses pengawetan pakan hijauan dengan cara silase dan hay. Selain itu rumput gajah juga bisa dimanfaatkan sebagai mulsa tanah yang baik.
Di Indonesia sendiri, rumput gajah merupakan tanaman hijauan utama pakan ternak. Penanaman dan introduksinya dianjurkan oleh banyak pihak. Ciri – Ciri Rumput Gajah (Pennisetum purpureum)
* berumur panjang (perennial)
* tumbuh tegak membentuk rumpun, mirip tebu
* perakaran cukup dalam, tinggi dapat mencapai 2-4 meter
* batang tebal dan keras pada yang tua.
* daun lebar dan panjang, tulang daun agak keras
* dapat tumbuh pada dataran rendah sampal pegunungan
* tahan terhadap kekeringan
* tahan lindungan sedang
* lapisan tanah yang dalarn dan struktur tanah remah (sedang) akan memberikan hasil yang sangat memuaskan
* tidak tahan terhadap air yang tergenang
Rumput gajah termasuk dalam famili Graminae yang dapat digunakan sebagai hijauan pakan ternak. Adapun klasifikasi tanamannya (Reksohadiprodjo, 1985) adalah sebagai berikut :
Phyllum : Spermathophyta
Sub-phyllum : Angiospermae
Classis : Monocotyledoneae
Ordo : Glumiflora
Familia : Gramineae
Sub-familia : Panicordeae
Genus : Pennisetum
Spesies : Pennisetum purpureum
Rata-rata kandungan zat gizi Rumput gajah (Pennisetum purpureum) yaitu : protein kasar 9,66 %, BETN 41,34 %, serat kasar 30,86 %, lemak 2,24 %, abu 15,96 %, dan TDN 51 % (Hartadi dkk., 1986 dan Lubis, 1992).
Kandungan nutrien setiap ton bahan kering adalah N:10-30 kg; P:2-3 kg; K:30-50 kg; Ca:3-6 kg; Mg dan S:2-3 kg. Nilai gizi rumput gajah sebagai hijauan makanan ternak ditentukan oleh zat-zat makanan yang terdapat di dalamnya dan kecernaannya. Nilai gizi rumput gajah dipengaruhi oleh fase pertumbuhan pada saat pemotongan atau penggembalaan (McIlroy, 1977).
Kultivar rumput gajah yang ada di Indonesia adalah King Grass (P. purpureum cv. King Grass), Taiwan (P. purpureum cv. Taiwan), Hawaii (P. purpureum cv. Hawaii) dan Africa (P. purpureum cv. Africa).
* Kultivar King
Batang dan daunnya paling raksasa (karena itulah dia disebut King Grass), daunnya berbulu kasar dan akan terasa perih. Batangnya keras, produktivitas tinggi, dapat mencapai 200 – 250 ton per hektar per tahun. Pada daun muda, pangkal daunnya memiliki bercak bercak berwarna hijau muda.


* Kultivar Taiwan
Cukup raksasa, dapat mencapai 4 -5 meter. Batangnya lunak, daun lebar berbulu lembut, tingkat nutrisi cukup baik. Ciri ciri lain adalah pada batang muda pangkal batangnya bawah yang dekat ke tanah berwarna kemerah merahan, cenderung mudah roboh apabila diterpa angin kencang. Produktivitas tinggi, bisa mencapai 300 ton / hektar per tahun dengan kondisi
pemupukan dan pemeliharaan optimal. Selain itu, Taiwan (juga King Grass) membutuhkan air yang cukup banyak. Pengamatan kami, produksi per rumpun bisa lebih dari 7 kilogram (basah) per panen.




* Kultivar Africa
Batang kecil dan keras, daun kecil. Tumbuh tunas tunas kecil pada ketiak batang. Sehingga apabila terbiasa melihat King Grass atau Taiwan yang sehat, melihat Africa seperti melihat rumput kerdil . Keunggulan dari Africa adalah kebutuhan airnya yang tidak terlalu banyak. Sehingga pada musim kering pun masih dapat tumbuh dengan cukup baik. Produktivitas tidak terlalu tinggi, menurut pengamatan kami hanya sekitar 1 -2 kilogram / rumpun (basah) per panen (sekitar 100 ton per hektar per tahun).




* Kultivar Hawaii
Rumput Gajah jenis Hawaii memiliki batang dan daun yang lunak tapi tidak terlalu besar. Lebih mirip ke Taiwan hanya lebih kecil. Tidak heran, karena kultivar ini merupakan induk dari kultivar Taiwan yang merupakan hibrid King Grass dengan Hawaii.

Pemotongan Rumput Gajah
Pemotongan pertama dilakukan sesudah rumput berumur 50—60 han, pemotongan berikutnya dilakukan setiap 40 hari Penting diperhatikan pemotongan hendakriya dilakukan sebelum rumput berbunga karena setelah berbunga nilai gizi rumput telah menurun dan kurang digemari ternak.
Untuk menjamin agar pertumbuhan rumput baik kembali batang pada rumpun yang dipotong hendaknya disisakan 10-15 cm diatas tanah, Setelah selesai pemotongan hendaknya dilakukan penyilangan dan tanaman pengganggu, pendangiran dan batang yang sudah mati dibuang.
Produksi Rumput Gajah dapat mencapai 150-200 ton/Ha per tahun dengan pemotongan 9-11 kali. Pada tanah yang subur dan dengan pemellharaan yang balk peremajaan dapat dilakukan 4-5 tahun sekali

Pencacahan Rumput Gajah
* Pencacahan rumput dilaksanakan pada pagi hari, sehari setelah rumput dipotong.
* Pencacahan dilaksanakan dengan menggunakan mesin pencacah rumput (forage cutter) dengan panjang rumput yang sudah dicacah kurang lebih 5 cm.
* Pencacahan rumput dimaksudkan agar semua bagian rumput dapat dikonsumsi oleh ternak dan untuk meningkatkan efisiensi pencernaan makanan ternak.






Penyimpanan
* Rumput yang baru dipotong dari kebun, diangkut dan disimpan di tempat pencacahan rumput.
* Rumput yang telah dicacah diangkut dan disimpan pada box tempat penyimpanan rumput di tiap-tiap kandang.
* Rumput yang disediakan dalam box penyimpanan rumput di tiap-tiap kandang adalah untuk pemberian makan satu hari (pagi dan sore hari).
Pemberian
* Pemberian rumput gajah yang telah dicacah setiap harinya rata-rata antara 45-80 kg per ekor.
* Pemberian dilakukan 2 kali sehari, yaitu pagi hari jam 08.30 dan sore hari jam 16.00.
* Penyediaan Rumput Afrika/African Star Grass (cynodon plectostachyus) untuk merumput (grazing) di line bull serta untuk dibuat rumput kering (hay) yang disediakan untuk pemberian/ penambahan makanan pada musim kemarau.

pangola

Posted by putri angkasa


Pangola rumput (Amerika Serikat, Australia), pasto pangola (Peru), pangola rumput digit (Florida).Rumput ini berasal dari afrika sub tropika,tanaman ini mudah berkembang biak dan menjadi hijauan pakan yang penting di banyak negara-negara tropis maupun subtropis seperti karibia,Amerika Tengah ,Hawaii,dan daerah subtropics Amerika utara.Rumput ini merupakan tanaman berumur taunan dengan stolon yang berakar panjang membentuk hamparan yang tidak rapat,memiliki batang-batang yang berbunga sehinnga tingginya dapat mencapai 60-120 cm.Daunnya tidak berbulu dengan panjang daun 10-25 cm dan lebar daun 2-7 cm.Tipe bunga mayang menjari terdiri dari 5-10 tandan,yang panjangnya 13 cm.Spikilet terdari dari 2 floret de4ngan panjang spikelet 2,7-3,0 cm. Sebuah stoloniferous abadi yang berbeda dari Digitaria pentzii terutama dalam memiliki batang bercabang banyak, biasanya yg berbaring, dan sering mencari-cari dari node yang lebih rendah, bulir 2,5-3 mm panjang dan cukup licin, rambut di glume atas dan bawah lemma menjadi pendek , halus dan tidak mencolok. Digitaria decumbens didasarkan pada tanaman dari distrik Nelspruit dari Transvaal. Selanjutnya tanaman dirujuk untuk itu yang dibudidayakan di Pretoria sebagai strain "Sungai pangola" rumput jari wol (Parakkasi, A. 1999).
Temperature optimum pertumbuhan adalah 19-24 c,dengan temperature minimum untuk pertumbuhan 7-15 c.Rumput ini tidak tahan terhadap embun beku,ketinggian yang di perlukan mencapai 1500 meter di atas permukaan laut,dengan curah hujan tahunan yang diperlukan 900-1975 mm.Tanamn ini cukup tahan terhadap kekeringan akan tetapi tidak produktif,hanya tahan terhadap genangan air sementara.Rumput ini tumbuh baik pada tanah-tanah yang lembab dengan drainase yang baik,seperti tanah yang rendah kandungan pasirnya atau tanah dengan sub-soil sedikit berliat,mampu beradaptasi secara luas pada tanah-tanah berpasir yang miskin hara sampai berliat berat yang rendah kesuburannya.Rumput tersebut mudah menyebar dengan stolonnya,Merupakan tanaman hari panjang dengan pembuangan 14 jam panjang hari,tidak tahan naungan,dapat tumbuh bersama dengan legume stylosanthes humilis,macriptilium artoperpereum dengan penambahan pupuk nitrogen yang rendah.merupakan rumput yang tahan pengembalaan yang berat. Kemampuan untuk bersaing dengan gulma ,rumput ini cepat menekan gulma dan efektif menahan erosi.Dengan masa pertumbuhan hingga tujuh bulan. Ini dimulai pada bulan November pertumbuhan dan memperlambat pada bulan Maret di selatan-timur Queensland.Pangola rumput akan tumbuh lebih dari berbagai jenis tanah di pasir basah atau lempung berat dan pada tingkat kesuburan rendah. Ini akan tumbuh pada tanah miskin dari Paspalum dilatatum dan Pennisetum clandestinum tetapi dalam kesuburan tanah rendah tidak sangat menarik untuk saham lapar. Sebuah membajak awal atau gangguan tanah lainnya yang dibutuhkan agar tangkai dapat dimasukkan dalam tanah gembur.
Cirri-cirinya :
a. Tumbuh rendah,
b. tegak atau menjalar,
c. membentuk rizoma dan tanaman tahunan berstolon dengan daun berbulu sedang dan berwarna hijau terang, lebar 7-20 m, dan panjang 5-25 cm. d. Daun tumbuh dari stolon yang merambat yang berakar pada buku-bukunya. e. Daun pedang lanceolate.
f. Tanda khusus kepala biji dengan 2-7 tandan, panjang 1-5 cm, ditunjang suatu axis dengan panjang sekitar 10 cm. g. Tumbuh pada berbagai tipe tanah - kesuburan rendah, pH rendah (sampai pH 3,5) dan Al tinggi jenuh. Juga toleran sedang terhadap Mn. h. B. decumbens lebih tahan kadar aluminium yang tinggi disbanding B. ruziziensis. Tidak dapat bertahan pada tanah liat berat yang seringkali tergenang.
Manfaatnya :
1. Biasanya ditanam untuk padang penggembalaan permanen, tetapi juga ditanam atau dikonservasi pada sistem potong angkut oleh peternak kecil.
2. Ditanam sebagai penutup tanah yang digembalai pada perkebunan dan memberi penutup yang baik untuk menahan erosi pada daerah yang miring.
3. Digunakan pada sistem padi dataran tinggi di sabana Colombia.
4. Dapat memberikan padang penggembalaan penutup untuk mengontrol Chromolaena odorata di Cina. 5. B. decumbens paling produktif pada daerah dataran rendah tropis yang lembab, atau ketika musim panan di daerah subtropis atau di daerah lebih tinggi.
6. Suhu yang disukai diatas 19oC.
7. Daun akan rusak karena beku ringan tetapi tanaman akan dapat tumbuh kembali.
8. Naungan akan mengurangi daya tahan terhadap penggembalaan berat.
Keunggulannya :
a. Produksi tinggi dengan manajemen yang intensif.
b. Tahan penggembalaan berat.
c. Bertahan hidup pada tanah asam, tidak subur.
d. Hasil biji tinggi sehingga secara relatif adalah biji yang murah. e. Sangat tahan penggembalaan berat dengan stolon tetap bertahan dibawah penggembalaan dan curah hujan rendah.
f. Bertahan dengan baik pada pemotongan yang teratur, tetapi pemotongan yang terlalu sering akan menyebabkan daun yang prostrate yang akan sulit dipanen.
Kelemahannya:
a. Rentan terhadap serangan spittlebug pada daerah tropis.
b. Kecocokan rendah dengan banyak legum.
c. Toleransi rendah terhadap pengairan yang buruk.
d. Fotosensitisasi pada domba dan kambing.
Rumput pangola di berikan pada ternak biasanya pada umur15-28 hari dalam keadaan segar,57-70 hari, dan ada yang sudah dewasa yakni yang diberikan adalah bagian aerial pada rumput tersebut. Kandungan nutrisi dari rumput pangola adalah BK adalah 18%, abu 11.5% LK 3.3% SK 31.9%, BETN 42.3 %. PK 11.0% Ca 0.33% P 0.17%.Pangola rumput merespon nyata untuk nitrogen ketika dicocokkan dengan fosfor yang memadai, garam abu dan elemen. Aplikasi normal nitrogen dengan irigasi sekitar 300 kg / ha per tahun. Pada Stasiun Percobaan Palmira di Lembah Cauca, Kolombia, kering-materi produksi meningkat secara linear dengan setiap kenaikan tambahan nitrogen sampai dengan 224 kg / ha dan dengan cara lengkung dengan aplikasi yang lebih tinggi. Nilai kritis untuk fosfor dalam bahan kering pada tahap preflowering langsung adalah 0,16 persen. Hal ini dapat memperbaiki hingga 65 kg N / ha per hari( Evans, TR 1969) . Ini mentolerir aluminium tinggi (Mcilroy, RJ 1970).
Kompatibilitas dengan rumput dan kacang-kacangan lainnya .Dalam kondisi yang cocok untuk pengembangan sendiri, pangola rumput mendominasi seluruh spesies lainnya. Ini menggabungkan baik dengan kacang-kacangan Lotononis bainesii (Arora, S. P. 1989), karena keduanya penggembalaan berat berdiri. Hal ini juga dapat tumbuh dengan Centrosema pubescens. Di Florida,telah tumbuh memuaskan dengan Stylosanthes humilis dan Macroptilium atropurpureum (Siratro) di mana penambahan pupuk nitrogen rendah.

angkasa ku

Posted by putri angkasa Label:

selamat datang di angkasa ku :D